Halloween Costume ideas 2015
Berita Terkini


BLITAR  - Kesan musik Keroncong sebagai musik jaman semoNow ( jadul. Red ) sirna sudah kala menyaksikan penampilan anak - anak muda Kota Blitar yang dengan rancak dalam memainkan instrumen musik Keroncong dengan persembahan lagu - lagu jaman Now pada Pentas Periodik Musik Keroncong yang digelar  Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan/Disparbud Pemerintah Kota Blitar bekerja sama dengan Dewan Kesenian Kota Blitar dipelataran barat Stadion Soeprijadi, Sabtu ( 10/3 ).

Seperti pada malam ini penampilan Orkes Keroncong Sakura yang mendapat giliran tampil membawakan lagu - lagu kekinian dalam irama musik Keroncong mendapat apresiasi dari penikmat musik Keroncong di Bumi Bung Karno Kota Blitar dengan sangat antusias. Para penikmat musik Keroncong mendapat suguhan musik Keroncong yang secara periodik dipentaskan oleh grup - grup musik Keroncong di berbagai tempat salah satunya di pelataran barat Stadion Soeprijadi.

Menurut penjelasan Ketua Dewan Kesenian Kota Blitar, Andrias Edison dalam kesempatan wawancara dengan Reporter NusantaraExpress.Com  mengatakan bahwa " tujuan diselenggarakannya pentas musik Keroncong ini untuk membangkitkan kembali kesenian - kesenian tradisi dalam cakrawala kesenian Indonesia dan menggugah semangat anak muda untuk mencintai dan melestarikan musik asli Indonesia diantaranya musik Keroncong ", terangnya.


Harapannya irama musik Keroncong sebagai musik khas Indonesia akan terus eksis dan terpelihara sebagai jenis musik yang dapat dimainkan seluruh generasi dari masa ke masa. (HEN/ICH)  



Blitar - Tanah aset Jatilengger yang merupakan aset Pemerintah Kabupaten Blitar belum disetujui oleh Panitia Khusus/ /Pansus 10 DPRD Kabupaten Bliatar. Hal ini terungkap dalam   hasilrekomendasi yang dibacakan Juru Bicara Pansus 10 DPRD Kabupaten Blitar, Wasis Kunto Atmojo dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blitar, Selasa ( 6/3 )  di Graha Paripurna DPRD Kabupaten Blitar .

Dalam rapat paripurna tersebut mengagendakan penyampaian laporan Pansus 10 tentang pembahasan permasalahan tanah aset di Jatilengge Hasil pembahasan Pansus 10 berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri yang meliputi penjualan, tukar menukar dan hibah aset tanahPemerintah Daerah harus mendapatkan persetujuan dari Dewan dan telah mendapat kajian - akajian dari berbagai aspek diantaranya dari aspek yuridis, ekonomis dan aspek lainnya, dimana Pansus 10 yang dibentuk oleh DPRD Kabupaten telah selesai melakukan pembahasan dan kajian dan dilaporkannya.

Dari daftar hadir 41 anggota DPRD Kabupaten Blitar yang menghadiri Rapat Paripurna yang dipimpin olerh Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito Saren S maka dinyatakan kuorum telah dipenuhi oleh pimpinan Dewan dan dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum. Rapat paripurana ini merupakan rangkaian rapat - rapat yang telah dilaksanakan sebelumnya , untuk kali ini dengan agenda darin Pansus 10 terhadap permaslahan tanah aset di jatilengger.

"  rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan Pansus 10 DPRD Kabupaten Blitsar mudah - mudahan dapat berjalan dengan lancar dan diridhoi oleh Alloh SWT ", ungkapnya.   

Dalam kesimpulan hasil pembahasan penyelesaian tanah aset Jatilengger oleh Pansus 10 DPRD Kabupaten Blitar salah satu rekomendasinya yang disampaikan kepada Bupati Blitar bahwa Pansus 10 DPRD Kabupaten belum menyetujui permohonan Bupati Blitar tentang penyelesaian tanah aset tersebut dan menyampaikan agar Buapati Blitar untuk meminta fatwa dari Kemendagri.(hen/ich)





BLITAR -  Menindak -  lanjuti kegiatan dan program kerja DPC PWRI Blitar dalam pengembangan organisasi pasca pelantikan DPD PWRI Jawa Timur yang digelar di Surabaya beberapa waktu lalu, DPC PWRI Blitar tancap gas melakukan konsolidasi dan mengadakan rapat restrukturasi kepengurusan pengurus DPC PWRI Blitar  masa bakti 2016 - 2019 di Rumah Makan Sari Bundo Kanigoro - Kabupaten Blitar  pada Jumat ( 23/2 ) yang dihadiri pengurus dan anggota dan puluhan calon anggota PWRI. 

Dalam rapat restrukturasi pengurus tersebut Irsal Pili selaku wakil dari unsur npengurus  DPD PWRI Jawa Timur yang juga masih menjabat Ketua DPC PWRI Blitar mengatakan " mengacu pada konsolidasi dengan DPP PWRI dan DPD PWRI Jawa Timur, agar pengurus DPC PWRI Blitar sesegera mungkin mengadakan restrukrusasi pengurus agar roda organisasi dan program kerja dapat terlaksana dengan baik dengan adanya penyegaran personal dalam rapat restrukturisasi tersebut , agar eksistensi dan legalitas PWRI di Blitar lebih jelas dan merencakan dan melaksanakan program kerja ", ujarnya.

" Menambahkan keterangannya bahwa sebenarnya DPC PWRI Blitar sudah terbentuk pada media Maret 2016 tetapi pada awal 2018 ada beberapa personel pengurus yang ditarik menjadi pengurus DPD PWRI Jawa Timur dan ada pengurus yang sudah non aktif dan ada juga yang sudah pindah ke organisasi lain " , tambahnya.

Ditempat yang sama salah seorang pengurus DPC PWRI Blitar, Ichwan Efendi yang menjadi Wakil Ketua II memberikan masukan bahwa tantangan kedepan lebih berat karena setiap Wartawan dituntut bekerja lebih profesional dan telah mempunyai kompetensi dibidangnya sebagai bekal dalam menjalankan tugas Jurnalistiknya.

" Menjadi Wartawan merupakan hak asasi seluruh warga negara dimana pekerjaannya sangat berhubungan dengan kepentingan publik. Oleh karena itu Wartawan dalam melaksankan tugasnya harus memiliki standar kompetensi yang memadai dan disepakati oleh masyarakat Pers dan standar kompetensi ini menjadi alat ukur profesionalitas seorang Wartawan dan mencapainya harus mengikuti uji kompetensi yang dilakukan oleh lembaga yang telah diverifikasi Dewan Pers ", imbuhnya.  

Menanggapi keinginan itu, pengurus dan anggota dan calon anggota PWRI Blitar sepakat mendukung dilaksanakannya Uji Kompetensi tersebut. Mereka meminta kepada DPP PWRI dan DPD PWRI Jawa Timur merespons keinginan itu dan menunggu langkah kongkritnya guna meningkatkan kualitas Wartawan yang tergabung di organisasi profesi PWRI diseluruh Indonesia. ( hen/ich )




Blitar (pewarta-jatim.com) - Kemajuan sebuah bangsa dapat diukur dari tingkat pendidikannya dan sebagai perwujudan dari gerak dan kegiatan Kemapata ( Keluarga Majasisw Panataran Blitar ) di Jember mengadakan kegiatan yang erat hubungannya dengan dunia pendidikan yakni Blitar Education Festival/BEF 2018 yang dibuka pada ( 3/2 ) di Gedung Bhakti Budaya Disbudparpora - Kabupaten Blitar.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kemapata sudah diawali dengan kegiatan Sosialisasi Kampus ke sekolah - sekolah sejak awal Januari yang lalu dan dirangkai dengan kegiatan Pameran dn Seminar Pendidikan dengan mengambil tema " Menanamkan Pentingnya Pendidikan Sebagai Wujud Jati Diri Bangsa " dengan menghadirkan pemateri - pemateri tokoh - tokoh pendidikan dan para akademisi dengan mengundang para pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan kampus se - Kediri Raya. 

BEF 2018 merupakan event yang diadakan oleh Kemapata sebagai wujud pengabdian mahasiswa perantauan terhadap daerah asalnya Blitar. Menurut Ketua Pelaksana BEF 2018, Muh. Abdul Rahman saat wawancara dengan Reporter EkskulNews.Com mengatakan " bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang akan memberikan manfaat terhadap sektor pendidikan di wilayah Blitar. Kami juga berharap dengan diselenggarakannya BEF dapat menjadi salah satu pintu masuk bagi adik - adik SMA/SMK/MA bai dari sekolah negeri atau swasta untuk dapat memberikan wawasan nantinya dan menggpai harapan setelah lulus sekolah tingkat menengah untuk melanjutkan ke jenjang yng lebih tinggi nantinya ",

Rangkaian kegiatan BEF 2018 ini mendapat apresisasi dari berbagai pihak terutama dari Bupati Blitar, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Kabupaten/Kota Bltar serta didukung oleh berbagai kampus Perguatan Tinggi baik dari Jember maupun dari wilayah Kediri Raya serta para sponsor pendukung.
Dalam sambutannya Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Kabupaten. Kota Blitar yang diwakili oleh Budi Ilyas, MPd mengatakan bahwa " sangat mengapresiasi kegiatan positif ini dan apalagi kegiatan ni dilaksanakan oleh para mahasiswam ujarnya. (hen/ich)



Blitar (pewarta-jatim.com)- Koramil 0804/05 Nglegok, Kabupaten Blitar, meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat melalui kegiatan pembangunan sarana dan prasarana di Desa Jiwut, Kecamatan Nglegok, Rabu (25/10/2017).

Danramil 0808/05 Nglegok Kapten Arh Kusdiarno  dan  anggota serta masyarakat bahu-membahu gotong-royong melaksanakan pengecoran bagian atap sekolah Madrasah  Ibtidaiyah Roudlotul Mubtadiin.
“Di tempat inilah para anak-anak sebagai generasi penerus bangsa akan mencari ilmu dan mengenyam pendidikan. Untuk itu, TNI akan terus membantu sampai selesainya pembangunan,” kata Komandan Kodim 0808/Blitar Letkol Arh Surya Dani.

 Ditegaskan, kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya TNI dalam membantu tugas pemerintah daerah setempat untuk meningkatkan mutu dan kualitas tempat pendidikan. TNI dan masyarakat akan senantiasa melestarikan nilai-nilai kebersamaan dan kegotong-royongan yang merupakan budaya bangsa Indonesia.
Kehadiran anggota TNI dari Koramil 0808/05 Nglegok untuk membantu pembangunan sekolah mendapat respons luar biasa dari masyarakat. H Muslin selaku perwakilan MI Roudlotul Mubtadiin mengaku sangat bangga dan terharu atas kehadiran TNI yang sangat membantu masyarakat dan selalu berbuat yang terbaik untuk warga.
"Terima kasih banyak kepada Bapak Tentara dari Koramil Nglegok dan Kodim 0808/Blitar. Perbuatan mereka sungguh mulia karena saya lihat sangat ikhlas membantu masyarakat membangun sekolah," ungkapnya.(*)



Bertempat di halaman Rumah Bpk Solaiman(97) Desa Jatisari Kec Kademangan Kab Blitar telah dilaksanakan penyerahan Bantuan Renovasi Rumah Veteran pejuang kemerdekaan Republik Indonesia Kamis,(05/09).


Rombongan tersebut diantaranya Dandim 0808/Blitar Letkol Arh H. Surya Dani S.H.,Bupati Blitar Drs H Rijanto,Kapolres Blitar AKBP Slamet Waloya S.I.K,Wakil Komandan 511/DY Mayor Inf Raener, para Muspika Kec Kademangam, perwakilan Koramil 0808/10, Kademangan beserta Ibu-ibu Persit, Toga, Toda, dan Warga sekitar.

Dalam sambutan Dandim 0808/Blitar Menyampaikan rasa puji Syukur kepada Allah SWT,karena pada kesempatan ini dapat memberikan sedikit kebahagiaan kepada Veteran pejuang kemerdekaan Republik Indonesia salah satunya dengan merenovasi Rumah yang di tempatinya,

Kegiatan pada hari ini sangatlah istimewa, dimana pada hari ini bertepatan dengan Hari jadi TNI yang ke 72 sehingga mempunyai arti makna yang tersendiri. Lebih lanjut Dandim 0808/Blitar juga menyampaiakan apa yang di kerjakan  berdasarkan perintah dari komando atas agar para satuan yang ada di kewilayahan memperhatikan rumah para pejuang yang rumahnya belum layak huni,  "Kata Dandim 0808/Blitar".

"Dan perlu kami sampaikan, bahwasannya dana untuk perbaikan rumah ini dari komando atas dan dari kodim 0808 sendiri, semoga setelah direhapnya rumah bapak Soelaiman ini akan bermanfaat dan  bertambah krasan dan betah menempati rumah ini, yang awalnya bila malam bapak Soelaiman merasa dingin karena dindingnya masih banyak lubang lubangnya, tetapi hari ini sudah rapat dan baik", Pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan Pita oleh Dandim 0808/Blitar dan Bapak Bupati Blitar di dampingi para rombongan, selanjutnya dilanjutkan sambutan oleh Bupati Blitar.


Sambutan dari Bupati, Pada Hari ini telah di laksanakan Upacara HUT TNI ke 72 yang pelaksanaanya terpusat di Daerah Banten.


"Saya tadi sempat kaget, karena habis pelaksanaa upacara di alon alon Blitar dalam rangka Hari jadi TNI ke 72 Komandan Kodim 0808/Blitar langsung mengajak saya dan para rombongan  untuk hadir diacara penyerahan RTLH bapak Soelaiman", ucap Bupati Blitar.

"Tentunya saya kaget kalau di daerah ini terdapat seorang pejuang kemerdekaan RI yang telah Berumur 97 tahun, tetapi inilah wujud kecintaan TNI kepada Rakyat, TNI lahir dari Rakyat dan untuk Rakyat untuk itu kami ucapkan terima kasih sebanyak banyaknya kepada Komandan Kodim 0808 dan jajarannya yang telah dilakukan pada hari ini".

"Perlu kita renungi bersama, bahwa Apa yang kita berikan tidaklah sebanding apa yang dilakukan oleh para pejuang, dan kita sebagai penerus mari kita isi kemerdekaan dengan baik, dan dengan bersatunya TNI-POLRI dan pemerintah daerah serta masyarakat, maka NKRI akan menjadi kuat", pungkasnya.


Di akhir acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbul rasa syukur kepada Allah SWT dan foto bersama dengan warga sekitar, karena pengerjaan rumah bapak Solaiman dapat berjalan dengan lancar, tentunya juga tidak luput dari ikut andilnya masyarakat sekitar, "TNI Kuat bersama Rakyat". 

lyddezign

{facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google-plus#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget