Halloween Costume ideas 2015
Articles by "Politik dan Pemerintahan"


Jember - Latihan Tehnis Teritorial (Latnister) merupakan kegiatan program yang harus dilaksanakan Satuan Kodim dalam setiap tahun dalam rangka memantapkan kemampuan anggota dalam melaksanakan tugasnya diwilayah.
Pelaksanaan Latnister Kodim 0824 Jember yang dilaksanakan pada 12-16 Maret 2018, sedangkan pembukaannya baru dilaksanakan pada Selasa 13/03/2018 Pukul 07.30 Wib oleh Komandan Kodim 0824 Letkol Inf Arif Munawar sekaligus sebagai Komandan Latihan.
Dalam sambutannya Letkol Inf Arif Munawar mengajak kepada peserta sebanyak 200 orang Babinsa untuk mengikuti kegiatan tersebut secara seksama, meskipun secara keseluruhan materi sudah sering didapat dan dilaksanakan diwilayah namun dengan mengikuti latihan-latihan seperti ini tentunya akan memantapkan kemampuan kita dalam menghadapi dinamika situasi diwilayah.
Manfaatkan kesempatan latihan seperti ini dengan baik untuk memantapkan kemampuan diri kita, adakan simulasi sesuai dinamika permasalahan diwilayahnya sebagai bagian dari kreasi kita dalam mengembangkan materi latihan namun jangan sampai keluar dari pokok-pokok materi yang telah ditentukan.
Tugas saya sebagai Komandan Satuan tentunya memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit dalam mendukung tugas satuan, dengan melaksanakan program-program latihan seperti ini. Tegas Letkol Inf Arif Munawar.

Bertindak sebagai Koordinator Materi Kapten Ismianto dengan pemateri Para Danramil jajaran Kodim 0824, dengan materi 5 Kemampuan Teritorial dan Sikap Teritorial merupakan materi yang sudah ditentukan oleh Komando Atas. (sis24)



Blitar - Tanah aset Jatilengger yang merupakan aset Pemerintah Kabupaten Blitar belum disetujui oleh Panitia Khusus/ /Pansus 10 DPRD Kabupaten Bliatar. Hal ini terungkap dalam   hasilrekomendasi yang dibacakan Juru Bicara Pansus 10 DPRD Kabupaten Blitar, Wasis Kunto Atmojo dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blitar, Selasa ( 6/3 )  di Graha Paripurna DPRD Kabupaten Blitar .

Dalam rapat paripurna tersebut mengagendakan penyampaian laporan Pansus 10 tentang pembahasan permasalahan tanah aset di Jatilengge Hasil pembahasan Pansus 10 berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri yang meliputi penjualan, tukar menukar dan hibah aset tanahPemerintah Daerah harus mendapatkan persetujuan dari Dewan dan telah mendapat kajian - akajian dari berbagai aspek diantaranya dari aspek yuridis, ekonomis dan aspek lainnya, dimana Pansus 10 yang dibentuk oleh DPRD Kabupaten telah selesai melakukan pembahasan dan kajian dan dilaporkannya.

Dari daftar hadir 41 anggota DPRD Kabupaten Blitar yang menghadiri Rapat Paripurna yang dipimpin olerh Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito Saren S maka dinyatakan kuorum telah dipenuhi oleh pimpinan Dewan dan dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum. Rapat paripurana ini merupakan rangkaian rapat - rapat yang telah dilaksanakan sebelumnya , untuk kali ini dengan agenda darin Pansus 10 terhadap permaslahan tanah aset di jatilengger.

"  rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan Pansus 10 DPRD Kabupaten Blitsar mudah - mudahan dapat berjalan dengan lancar dan diridhoi oleh Alloh SWT ", ungkapnya.   

Dalam kesimpulan hasil pembahasan penyelesaian tanah aset Jatilengger oleh Pansus 10 DPRD Kabupaten Blitar salah satu rekomendasinya yang disampaikan kepada Bupati Blitar bahwa Pansus 10 DPRD Kabupaten belum menyetujui permohonan Bupati Blitar tentang penyelesaian tanah aset tersebut dan menyampaikan agar Buapati Blitar untuk meminta fatwa dari Kemendagri.(hen/ich)



Blitar (pewarta-jatim.com)- Koramil 0804/05 Nglegok, Kabupaten Blitar, meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat melalui kegiatan pembangunan sarana dan prasarana di Desa Jiwut, Kecamatan Nglegok, Rabu (25/10/2017).

Danramil 0808/05 Nglegok Kapten Arh Kusdiarno  dan  anggota serta masyarakat bahu-membahu gotong-royong melaksanakan pengecoran bagian atap sekolah Madrasah  Ibtidaiyah Roudlotul Mubtadiin.
“Di tempat inilah para anak-anak sebagai generasi penerus bangsa akan mencari ilmu dan mengenyam pendidikan. Untuk itu, TNI akan terus membantu sampai selesainya pembangunan,” kata Komandan Kodim 0808/Blitar Letkol Arh Surya Dani.

 Ditegaskan, kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya TNI dalam membantu tugas pemerintah daerah setempat untuk meningkatkan mutu dan kualitas tempat pendidikan. TNI dan masyarakat akan senantiasa melestarikan nilai-nilai kebersamaan dan kegotong-royongan yang merupakan budaya bangsa Indonesia.
Kehadiran anggota TNI dari Koramil 0808/05 Nglegok untuk membantu pembangunan sekolah mendapat respons luar biasa dari masyarakat. H Muslin selaku perwakilan MI Roudlotul Mubtadiin mengaku sangat bangga dan terharu atas kehadiran TNI yang sangat membantu masyarakat dan selalu berbuat yang terbaik untuk warga.
"Terima kasih banyak kepada Bapak Tentara dari Koramil Nglegok dan Kodim 0808/Blitar. Perbuatan mereka sungguh mulia karena saya lihat sangat ikhlas membantu masyarakat membangun sekolah," ungkapnya.(*)



Bertempat di halaman Rumah Bpk Solaiman(97) Desa Jatisari Kec Kademangan Kab Blitar telah dilaksanakan penyerahan Bantuan Renovasi Rumah Veteran pejuang kemerdekaan Republik Indonesia Kamis,(05/09).


Rombongan tersebut diantaranya Dandim 0808/Blitar Letkol Arh H. Surya Dani S.H.,Bupati Blitar Drs H Rijanto,Kapolres Blitar AKBP Slamet Waloya S.I.K,Wakil Komandan 511/DY Mayor Inf Raener, para Muspika Kec Kademangam, perwakilan Koramil 0808/10, Kademangan beserta Ibu-ibu Persit, Toga, Toda, dan Warga sekitar.

Dalam sambutan Dandim 0808/Blitar Menyampaikan rasa puji Syukur kepada Allah SWT,karena pada kesempatan ini dapat memberikan sedikit kebahagiaan kepada Veteran pejuang kemerdekaan Republik Indonesia salah satunya dengan merenovasi Rumah yang di tempatinya,

Kegiatan pada hari ini sangatlah istimewa, dimana pada hari ini bertepatan dengan Hari jadi TNI yang ke 72 sehingga mempunyai arti makna yang tersendiri. Lebih lanjut Dandim 0808/Blitar juga menyampaiakan apa yang di kerjakan  berdasarkan perintah dari komando atas agar para satuan yang ada di kewilayahan memperhatikan rumah para pejuang yang rumahnya belum layak huni,  "Kata Dandim 0808/Blitar".

"Dan perlu kami sampaikan, bahwasannya dana untuk perbaikan rumah ini dari komando atas dan dari kodim 0808 sendiri, semoga setelah direhapnya rumah bapak Soelaiman ini akan bermanfaat dan  bertambah krasan dan betah menempati rumah ini, yang awalnya bila malam bapak Soelaiman merasa dingin karena dindingnya masih banyak lubang lubangnya, tetapi hari ini sudah rapat dan baik", Pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan Pita oleh Dandim 0808/Blitar dan Bapak Bupati Blitar di dampingi para rombongan, selanjutnya dilanjutkan sambutan oleh Bupati Blitar.


Sambutan dari Bupati, Pada Hari ini telah di laksanakan Upacara HUT TNI ke 72 yang pelaksanaanya terpusat di Daerah Banten.


"Saya tadi sempat kaget, karena habis pelaksanaa upacara di alon alon Blitar dalam rangka Hari jadi TNI ke 72 Komandan Kodim 0808/Blitar langsung mengajak saya dan para rombongan  untuk hadir diacara penyerahan RTLH bapak Soelaiman", ucap Bupati Blitar.

"Tentunya saya kaget kalau di daerah ini terdapat seorang pejuang kemerdekaan RI yang telah Berumur 97 tahun, tetapi inilah wujud kecintaan TNI kepada Rakyat, TNI lahir dari Rakyat dan untuk Rakyat untuk itu kami ucapkan terima kasih sebanyak banyaknya kepada Komandan Kodim 0808 dan jajarannya yang telah dilakukan pada hari ini".

"Perlu kita renungi bersama, bahwa Apa yang kita berikan tidaklah sebanding apa yang dilakukan oleh para pejuang, dan kita sebagai penerus mari kita isi kemerdekaan dengan baik, dan dengan bersatunya TNI-POLRI dan pemerintah daerah serta masyarakat, maka NKRI akan menjadi kuat", pungkasnya.


Di akhir acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbul rasa syukur kepada Allah SWT dan foto bersama dengan warga sekitar, karena pengerjaan rumah bapak Solaiman dapat berjalan dengan lancar, tentunya juga tidak luput dari ikut andilnya masyarakat sekitar, "TNI Kuat bersama Rakyat". 


Jember (pewarta-jatim.com)- Bertempat di Ruang Tamu Makodim 0824 Jember pada Selasa 24/10/2017 Pukul 15.00 Wib dilaksanakan silaturahmi Pengurus  Kabupaten Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai Kabupaten Jember dengan Staf Kodim 0824 Jember.
Hadir pada kesempatan tersebut  Ketua Cabang PSHT Jember H Jono Wasinudin, Arif  serta 3 orang pengurus lainnya, sedianya seluruh ketua ranting PSHT di undang semua namun karena cuaca hujan lebat sehingga diwakili oleh Pengurus kabupaten yang diterima oleh Pasi Intel Kapten Inf Abdul Latif, Pasi Ops Kapten Inf Wahyudi Triko, Pasimin Kapten CZI Sumayar,  Pasiter Kapten Chb Hadi Windoko dan Danramil 0824/11 Kapten Inf Suharyono.
Pada Kesempatan tersebut Pasi Intel Kapten Inf Abdul Latif mewakili Komandan Kodim 0824 Jember menyampaikan selamat datang dan terima kasih atas perkenannya untuk hadir memenuhi undangan ini kepada segenap Pengurus PSHT Kab Jember.
Selanjutnya Kapten Inf Abdul Latif menyampaikan salam Hormat Komandan Kodim 0824 Jember yang tidak dapat menemui sendiri karena ada acara dinas ke Bandung, terkait dengan pertemuai ini kami ingin menjalin silaturahmi kita agar semakin erat sehingga memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Selanjutnya terkait dengan adanya kejadian keributan antara Pengikut PSHT dan Bonek maupun pihak lainnya hendaknya tidak sampai terulang lagi terutama di Kabupaten Jember, kita ini bersaudara sehingga kalau ada permasalahan hendaknya diselesaikan melalui jalaur yang benar dan tidak anarkis.
Sementara itu Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto saat dikonfirmasi terkait kegiatan di satuannya membenarkan memang dirinya yang mengundang pengurus Ranting dan Pengurus Kabupaten  PSHT untuk bersilaturahmi, namun karena cuaca tidak memungkinkan sehingga hanya beberapa Pengurus Cabang yang dapat hadir.
Lebih Lanjut Letkol Inf Rudianto menegaskan bahwa pertemuan tersebut murni silaturahmi disamping memantapkan apa yang telah dilakukan tadi pagi karena kita sudah seperti saudara, sebagai manusia biasa kita ini tidak akan luput dari kesalahan, namun demikian hendaknya apabila ada permasalahan untuk dapatnya diselesaikan menurut jalur yang sudah ditentukan dan tidak dengan menggunakan kekerasan.

Apa yang kami lakukan adalah upaya untuk menghindarkan adanya gesekkan antara anggota perguruan PSHT dengan aparat TNI diwilayah, di Jember ini juga banyak TNI sehingga menyikapi kerawanan tersebut kita jalin silaturahmi lebih erat dengan pengurus PSHT, itulah tujuan silaturahmi kita yaitu untuk mengikat persaudaraan yang lebih kental lagi. Tegas Letkol Inf Rudianto. (sis24)     



Jember (pewarta-jatim.com)-  Upaya cipta kondisi dalam mendukung kondusifitas Kabupaten Jember perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak dan semua lapisan masyarakat dalam menjamin keamanan masyarakat yang acap kali menjadi korban salah sasaran, korban dampak dan menjamin kelancaran pembangunan pada umumnya di Kabupaten Jember.
Seperti yang dilakukan pada Selasa 24/10/2017 Pukul 10.00 Wib Di Alun-Alun Jember yang diselenggarakan penandatanganan kesepakatan damai antara Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) yang merupakan salah satu Perkumpulan Pencak Silat dengan kelompok Suporter Persatuaan Sepakbola Persebaya Surabaya yang  dikenal dengan sebutan Bondo Nekag (Bonek) yang ada di kabupaten Jember.
Hal tersebut tentunya buntut kerusuhan masal yang dilakukan oleh kedua belah pihak diberbagai kota di Jawa Timur, dimana merupakan tindakan solidaritas negatif yang seharusnya tidak dilakukan, karena dari masing-masing kejadian adalah merupakan imbas dari kejadian lainnya.
Seperti kejadian di Kabupaten Jember pada (4/10) dimana sumber permasalahan bermula dari kejadian pertikaian PSHT dengan Bonek di Kota Surabaya, dan sebagai aksi solidaritas saat Persebaya Bertanding versus Persigo di Stadion Jember Sport Garden, suporter Bonek yang sebelum pertandingan sudah datang dan inigin plesir ke beberapa tempat Jember  justru dihadang dan dihajar oleh kelompok PSHT hingga jatuh korban luka dan kerusakan beberapa kendaraan.
Kontan pada Selasa 24/10/2017 sejak pukul 08.00 Wib Alun-alun Kota Jember dibanjiri para pesilat dari PSHT dan Bonek yang akan melaksanakan kesepakatan damai yang dikawal ketat oleh aparat keamanan baik Polres Jember maupun TNI dari Kodim 0824 Jember.
Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Jember Drs A Muqid Arif didampingi Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, Ketua DPRD Jember Thoif Zamroni dan Forkopimdan lainnya  yang memimpin apel bersama dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan damai/deklarasi damai   oleh PSHT dan Bonek, dari Pihak PSHT diwakili oleh Ketua Cabang PSHT Jember H Jono Wasinudin, sedangkan dari Bonek diwakili Koorlap Bonek Raung Jember Bagus Dewantoro.
Sebelum penanda tanganan Drs A Muqid Arif  menyampaikan kepada semua pihak untuk tidak mengulangi pertikaian yang sudah terjadi beberapa waktu yang lalu yang dipicu oleh aksi solidaritas yang salah, sehingga kalau ada pertikaian ditempat lain hendaknya selesai disitu tidak usah dilebarkan ke tempat lain, kasihan maysarakat lainnya yang tidak ngerti apa-apa ikut menjadi korban.
Kalau ada permasalahan hendaknya diselesaikan secara bijak dan sesuai ketentuan hukum, mari kita jaga kondisifitas wilayah Kabupaten Jember ini agar dapat melanjutkan proses pembangunan untuk kemajuan kita semua karena pembangunan tersebut perlu adanya jaminan kemanan dari semua lapisan masyarakat.
Menyikapi hak tersebut Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto yang sedang melaksanakan dinas luar di Bandung saat dikonfirmasi menyatakan bahwa dirinya sangat mendukung sekali dengan acara deklarasi damai yang diselenggarakan tersebut.

Bahkan dirinya juga mengundang para ketua ranting PSHT usai melaksanakan deklarasi damai di Alun-alun untuk hadir di Makodim 0824 Jember dalam rangka menerima pengarahan dari Pasi Intel Kodim 0824 yang mewakili Dandim 0824. Tegas Letkol Inf Rudianto.



Blitar ( pewarta-jatim.com )  – Untuk mengantisipasi adanya penyelewengan atau penyalahgunaan dalam pengelolaan Dana Desa telah digelar Sosialisasi Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Desa/TP4D di seluruh Indonesia di tingkat Kejaksaan Negeri Kabupaten/Kota. Di Kabupaten Blitar telah dilaksanakan Sosialisasi bersama Kejaksaan Negeri Blitar pada penghujung Agustus yang lalu yang dilaksanakan di Pendopo Ronggo Hadinegoro yang dibuka oleh Bupati Blitar dan dipimpin langsung oleh Kepala Kejari Blitar yang diikuti oleh seluruh Kepala Desa dan Camat se – Kabupaten Blitar.
Dalam acara pembukaan sosialisasi tersebut Bupati Blitar dalam sambutan atas nama Pemerintah Kabupaten Blitar, sangat mengapresiasi dengan adanya TP4D terkait dengan masalah penyaluran dan penggunaan Dana Desa yang rawan disalahgunakan atau diselewengkan.
‘’ Dengan adanya Sosialisasi seluruh Aparatur Pemerintahan Desa dan Kecamatan mendapatkan pencerahan dalam pengelolaan Dana Desa dimana selama ini seluruh Aparatur Pemerintahan Desa mengalami kekhawatiran dan keraguan dalam melaksanakan pembangunan desa. Kami sangat berharap melalui sosialisasi yang digelar TP4D Kejari Blitar benar – benar dapat memberikan bekal kepada seluruh Aparatur Pemerintah Desa dan Kecamatan sehingga kedepan tidak timbul keragu – raguan dan kekeliruan dalam melaksanakan dan mengelola anggaran desa “, ujar Bupati Blitar.
Dengan terbentuknya TP4D adalah untuk mendukung keberhasilan penyelenggaran pemerintahan dan pembangunan daerah, selain itu juga untuk mencegah timbulnya penyimpangan kerugian negara dan daerah. Seluruh Aparatur Pemerintah Desa dan Kecamatan agar tidak segan untuk minta pendampingan dari TP4D dari mulai perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan kegiatan,sehingga segala  kegiatan atau program pembangunan dapat berjalan sebagaimana kita harapkan bersama “, imbuhnya.

Sementara terkait pengawalan dan pengamanan implementasi Dana Desa yang dilaksanakan oleh TP4D Kejari Blitar disampaikan oleh Kepala Kejari Blitar, Dade Ruskandar menyatakan bahwa “  kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk menyampaikan pemahaman tentang keberadaan TP4D di wilayah Kabupaten Blitar, dimana setiap Desa sebenarnya bisa mengajukan permohonan pendampingan penggunaan Dana Desa ke TP4D, agar pelaksanaan kegiatan dalam pengelolaan Dana Desa tidak berdampak hukum “, terangnya.
Dalam kesempatan terpisah saat wawancara dengan Ketua TP4D yang dijabat oleh Kepala Seksi Intelejen - Kejari Blitar, Safi diruang kerjanya menjelaskan bahwa “ masalah penyaluran Dana Desa dalam penggunaanya telah diatur dalam Permendes Nomor 4 Tahun 2017 tentang Perubahan Permendes Nomor 22 Tahun 2016 perihal Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2017, dimana salah satu poinnya bahwa prioritas penggunaan Dana Desa untuk membiayai pelaksaan program dan kegiatan dibidang pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa disamping prioritas – prioritas lainnya. Disini jelas bahwa pelibatan masyarakat dalam pengawalan dan pendampingan dalam pengelolaan Dana Desa sangat membutuhkan peran serta masyarakat baik dalam perencanaan dan pengawasannya “,urainya.
Seperti penyampaian Kepala Kejari Blitar saat Sosialiasi TP4D beberapa waktu lalu bahwa tujuan dibentuknya TP4D dilingkup Kejaksaan di seluruh Indonesia adalah untuk menghilangkan keragu – raguan Aparatur Pemerintahan atau Aparatur Negara dalam mengambil keputusan dan utamanya terlaksananya penegakan hukum yang efektif dengan mengutamakan pencegahan.(hen/ich)



Blitar (pewarta-jatim.com ) - Munculnya berbagai permasalahan dan gejolak sosial dimasyarakat diantaranya tingkat kebisingan yang telah melebihi ambang batas dan susahnya mendapatkan kebutuhan air yang ditengarai akibat beroperasinya pabrik gula PT. Gambar Anyar yang diduga tanpa ijin dan kegiatan usaha tersebut sudah berjalan dua bulan tanpa dilengkapi perijinan dan dokumen lingkungan layaknya sebuah perusahaan yang melakukan kegiatan usaha pengelolaan lingkungan, ratusan massa yang tergabung dalam organisasi Rakyat Jelata Lembu Suro/Raja Lembu Suro dengan pendampingan KRPK melakukan unjuk rasa ke Pemerintah Kabupaten Blitar, Selasa ( 17/5 ).

PT. Gambar Anyar melakukan usaha dibidang perkebunan tapi juga mendirikan perusahaan gula, dimana saat ini telah mengakibatkan dampak kepada warga masyarakat Gambar Anyar dimana warga masyarakat merasa sangat keberatan, diperparah bahwa perusahaan tidak memiliki ijin dan tanpa ada dokumen lingkungan seperti dipersyatakan.
Dalam audiensi massa ke kantor Pemerintah Kabupaten Blitar di Kanigoro, dimana dalam salah penjelasan Kepala KP2T - Kabupaten Blitar, Molan menyatakan bahwa " tidak boleh perusahaan melakukan kegiatan usaha sebelum memiliki legalitas atas perijinannnya. Hal ini juga diperjelas oleh Staf Dinas Lingkungan Hidup - Kabupatten Blitar yang menyatakan bahwa setiap usaha wajib memiliki ijin lingkungan.

Dalam audiensi perwakilan masyarakat Gambar Anyar dengan pendampingan dari KRPK, Koordinator aksi massa, Moch. Triyanto juga mendesak kepada Pemerintah Kabupaten Blitar untuk bertindak tegas sesuai Undang - Undang bahwa nyata - nyata Hak Guna Usaha/HGU yang dimiliki oleh PT. Gambar Anyar tidak sesuai fakta dilapangan,bahkan tanpa ijin pihak perusahaan juga mendirikan pabrik gula dan telah beroperasi selama dua bulan. Indikasi pelanggaran - pelanggaran yang berdampak pada polusi lingkungan, gejolak sosial, ketimpangan distribusi air, ada indikasi penelantaran serta pengaliha/pemindahan hak pengelolaan atau pemanfaatan tanah disebagian area perkebunan; juga ada indikasi pelanggaran tentang ketenaga-kerjaan yang dilakukan PT. Gambar Anyar dan massa menuntut dituntaskannya permasalahan tersebut oleh Pemerintah Kabupaten Blitar bersama instansi - instansi terkait secepatnya, jelasnya. ( hen/ich )




Jember (pewarta-jatim.com) - Kondisi cuaca yang sering terjadinya curah huja yang cukup tinggi mengakibatkan rentannya bahaya banjir di berbagai lingkungan, termasuk kawasan Ds Kramat Sukoharjo Kec Tanggul Kab Jember.
Babinsa Kramat Sukoharjo Serda Moh Yasin berkoordinasi dengan Kepala Desa untuk mengajak warga masyarakat desanya untuk melaksanakan Karya Bakti, Kepala Desa sangat mendukung sekali dengan dibantu oleh Kepala dusun Suko Timur untuk memerintah warganya melaksanakan karya bakti tersebut pada Jum’at 21/10/2016 Pukul 07.00 Wib.
Sasaran pembersihan jalan sepanjang 500 meter, jalan tersebut merupakan jalan desa yang menghubungkan dusun Suko Timur dengan dusun disekitarnya dan merupakan satu-satunya jalan besar yang ada didusun tersebut, ungkap Sunaryo 51 tahun warga setempat disela-sela pelaksanaan karya bakti.
Sunaryo menegaskan bahwa setiap kali hujan turun jalannya becek dan susah dilintasi dengan sepeda motor karena becek dan berlubang, dengan karya bakti ini saya berharap P Babinsa mau membantu mengusulkan pengerasan melalui dana pemerintah melalui desa.
Terkait dengan kegiatan tersebut Danramil 0824/16 Kapten Cba Beteng Irianto membenarkan adanya kegiatan tersebut, saya sudah perintahkan kepada Babinsa untuk segera menangani permasalahan yang ada diwilayahnya, koordinasikan dengan Kepala Desa dan hal tersebut sudah dilaksanakan dengan baik oleh anggotanya.
Dandim 0824 Jember Letkol Inf Muhammad Nas, SIP saat dikonfirmasi juga membenarkan adanya karya bakti tersebut, kita sudah instruksikan kepada anggota terutama yang menduduki jabatan Babinsa hendaknya memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap kondisi disekitarnya.

Kepada masyarakat dan semua pihak hendaknya tidak segan-segan melibatkan Babinsa untuk turut serta memikirkan kondisi yang mengendala diwilayahnya, sehingga dapat segera ditangani bersama. (sis24)



Jember (pewarta-jatim.com)  - Rumah Sakit Tingkat III Baladhika Husada Jember lebih dikenal dengan Rumah Sakit DKT Jember merupakan salah satu instansi militer yang melayani kesehatan personel militer maupun  masyarakat umum di Kabupaten Jember.

Bahkan Rumah Sakit tersebut telah mengantongi akreditasi lulus paripurna dibidang pelayanan medis dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) tingkat nasional, dengan demikian Rumah Sakit Baladhika Husada Jember tersebut memiliki pelayanan terbaik tingkat nasional dan penghargaan tersebut diserahkan pada 25/05/2016 oleh Kakesdam V/Brw.

Di HUT TNI Ke 71 ini sebagai bagian dari unsur TNI,  Rumah Sakit Baladhika Husada Jember juga menyelenggarakan rangkaian kegiatan diantaranya karta bakti TNI, Baksos Pengobatan Gratis dan lain-lain.

Pada Hari Jum’at dan Sabtu tanggal 07 dan 08 Oktober 2016 Ka Rumkit Letkol Ckm dr Masri Sihombing, Sp.OT bersama 60 orang anggotanya melaksanakan kegiatan karya bakti TNI, dihari pertama  sasaran pengurukkan jalan sepanjang 1 Km di Dsn Kemujan Kel Bintoro Kec Patrang bersama Danramil 0824/01 Patrang Kapten Inf Endro Bawono dengan 10 orang anggotanya dan 100 orang warga masyarakat setempat.

Jalan tersebut merupakan satu-satunya jalan keluar masuk 800 KK masyarakat Dsn Kemujan yang berlubang karena tergerus air, dengan adanya karya bakti tersebut P Misdi 49 tahun warga setempat saat diwawancarai disela-sela acara menyampaikan terima kasih sekali kepada bapak-bapak TNI, karena kami kalau lewat jalan ini kesulitan sekali apalagi kalau malam.

Kemudian dihari kedua Sasaran karya bakti TNI beralih ke Wilayah Koramil 0824/21 Puger dan melaksanakan normalisasi selokan sepanjang 100 meter, yang merupakan saluran vital perkampungan nelayan di lingkungan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Puger,    

Personel yang diturunkan dari Rumah Sakit Baladhika Husada 60 orang bersama Danramil 0824/21 Puger Kapten Inf Slamet Efendi beserta 10 orang anggotanya dan 25 orang warga masyarakat setempat.

Sebelum acara karya bakti masing-masing diambil apel dan pengarahan oleh Danramil setempat, terkait tehnis karya bakti yang akan dilaksanakan.

Danramil 0824/21 Puger Kapten Inf Slamet Efendi menyampaikan terima kasih kepada Ka Rumkit TK III Baladhika Husada yang telah mengarahkan anggotanya untuk melaksanakan karya bakti di wilayahnya.

Terkait dengan kegiatan yang dilaksanakan Ka Rumkit TK III Baladhika Husada Letkol Ckm dr Masri Sihombing, Sp.OT saat kami temui menjelaskan bahwa kami sebagai bagian dari institusi TNI tentunya berupaya turut memeriahkan HUT TNI Ke 71 walaupun dengan acara yang sederhana namun diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat.


Tentunya sesuai thema “Bersama Rakyat TNI Kuat, hebat, Profesional, Siap mewujudkan Indonesia Yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian”.(sis24)



Jember (pewarta-jatim.com) - Rangkaian Kegiatan HUT TNI Ke 71 Tahun 2016 yang sudah mulai digelar sejak beberapa hari yang lalu sudah dilaksanakan kegiatan Donor Darah, hari ini Kamis 29/09/2016 Pukul 10.00 Wib giliran menyelenggarakan kegiatan Anjangsana Ke Yayasan Yatim Piatu dan Warakawuri oleh Komandan Kodim 0824 Letkol Inf Muhammad Nas, SIP.
Turut serta pada kegiatan tersebut Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXXVIII Kodim 0824, Ketua Persit Brigif 9/2/Kostrad, Yonif Raider 509/9/2 Kostrad. Yonif Raider 515/9/2 Kostrad dan perwakilan Dinas Jajaran TNI Se Kabupaten Jember.  
Beberapa tempat yang menjadi sasaran diantaranya Yayasan Rodlotul Akbar Kel Tegal Besar Kec Kaliwates yang membina 75 anak yatim piatu laki-laki dan 72 perempuan, Yayasan Yabapenatim di Kel Gebang Kec Patrang Jember yang mengasuh 147 anak yatim piatu, ke rumah warakawuri janda anggota istri almarhum Sertu Sugimin di Kel Slawu Kec patang dan Istri Almarhum Kopka Budiyo Utomo Kel Patrang Kec Patrang Jember.
Dalam penyambutannya Ketua Yayasan Drs H Zein Ali Ridlo  menyampaikan selamat datang kepada Dandim 0824 yang berkenan berkunjung di yayasannya, dan disampaikan bahwa barang siapa ingat dan peduli terhadap yatim piatu Insya’Allah akan bersama Rosulullah sebagai penghuni syurga.
Drs H Zein Ali Ridlo yang saat ini berusia 89 tahun menyampaikan bahwa dirinya sangat bangga melihat TNI saat ini, karena dirinya dulu juga ikur berjuang dalam mempertahankan kemerdekaan.
Dengan kedatangan TNI memeberikan bantuan kepada anak-anak yatim ini semoga di usia kelahiran TNI yang ke 71 ini, TNI semakin jaya dalam megawal keselamatan bangsa, keutuhan serta kedaulatan NKRI.
Pada kesempatan berpamitan Muhammad Nas menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kyai atas do’anya kepada kami, sekaligus dihadapan adik-adik yatim piatu Muhammad Nas berpesan agar adik-adik belajar yang rajin, rajin-rajinlah menuntut ilmu karena kelak adik-adiklah yang menggantikan posisi Pak Kyai maupun posisi kami.
Usai melaksanakan anjangsana ke Yayasan Rodlotul Akbar langsung menuju ke yayasan Yabapenatim pada kesempatan yang sama Muhammad Nas menyampaikan pesan yang sama agar adik-adik belajar dengantekun dan rajin sebagai generasi penerus bangsa, selanjutnya mengunjungi dan memberikan tali asih kepada warakawuri.
Usai kegiatan tersebut saat kami wawancarai Muhammad Nas menegaskan bahwa kami hanya dapat membantu meringankan beban adik-adik saja, mungkin nilainya tidak seberapa tetapi harapan kami hal ini dapat mengakrabkan tali silaturahmi kita dengan adik-adik yang kurang beruntung tersebut.

Lebih lanjut ditegaskan bahwa kepada anggota dan jajaranya hendaknya juga melakukan hal yang sama diwilayahnya bahkan kepada masyarakat yang kurang mampu hendaknya kita membantu selagi kita masih diberi kekuatan untuk membantu, atau kalau kita dapat rejeki hendaknya kita ingat akan keberadaan mereka. (sis24)



Jember (pewarta-jatim.com) - Pada Rabu 28/09/2016 Pukul 07.00 Wib bertempat di Taman Makam Pahlawan Patrang dilaksanakan Ziarah dilanjutkan Jember Resepsi HUT Ke 57 Persatuan Purnawirawan TNI Polri/ABRI (Pepabri) dan HUT Ke 38 FKPPI pada pukul 10.00 Wib bertempat diaula Kodim 0824 Jember, diselenggarakan dengan cukup khidmad dan dalam suasana kesederhanaan.
Pada kesempatan tersebut hadir seluruh Ketua dan Pengurus Organisasi Keluarga Besar TNI diantaranya Ketua LVRI, Ketua Perip, Ketua PPM, Ketua PPAD dan lain-lain hadir pula undangan dari Komandan Satuan TNI Polri se Kab. Jember.
Disela-sela acara saat kami wawancarai Ketua Pepabri Jember Letkol Purn Mu’jizat saat kami tanyakan terkait harapannya pada HUT Pepabri ke 57 ini beliau menyampaikan bahwa kondisi personel yang sebagian besar sudah manula sekitar 1875 orang, untuk penambahan memang agak sulit karena kurangnya kesadaran untuk berorganisasi.
Terkait dengan moto sekali berjuang tetap berjuang, apa harapannya Mu’jizat menegaskan bahwa Pepabri Lahir pada 12 September 1959 sehingga diusia yang ke 57 ini  jiwa dan semangat juang yang telah dimiliki ini dapat  ditularkan kepada masyarakat umum dan keluarga yang diistilahkan  saudara sekasur, sedapur dan sesumur.
Sehingga dapat menjadi filter diera  globalisasi dengan modernisasi yang memampu mempengaruhi sendi kehidupan masyarakat ini,  rasa bela negara dan semangat juang semakin mantap dalam memperkuat pertahanan NKRI. 
Selanjutnya Bambang Sugiono, S.Pd Ketua FKPPI Jember saat kami wawancarai terkait momentum ini menegaskan bahwa FKPPI  lahir pada 12/09/1978 dan saat ini genap berusia 38 tahun harapannya kita mampu mengevaluasi apa yang telah maupun yang akan dilakukan untuk pengkaderan karena tanpa kegiatan akan sulit untuk melakukan pengkaderan.
Sebagai pewaris semangat juang orang tuanya apa yang akan dilakukan ke depan beliau menjelaskan bahwa kita akan melaksanakan berbagai kegiatan kemasyarakat bersinergi dengan Kodim 0824 tentunya dan dalam kegiatan tersebut akan kita tempa untuk meningkatkan semangat juang dengan nilai-nilai yang telah diwariskan kepada kita.
Terkait dengan HUT Pepabri dan FKPPI tersebut Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Muhammad Nas, SIP dan Kepala Staf Kodim 0824 Jember Mayor Inf Robertus Ardha tidak dapat menghadiri acara tersebut dikarenakan sedang melaksanakan dinas luar ke komando atas, dan kehadirannya diwakilkan kepada Perwira Seksi Teritorial (Pasi Ter) Kapten Chb Hadi Windoko.
Hadi Windoko pada kesempatan tersebut membacakan sambutan tertulis Komandan Kodim 0824 yang pada intinya dimana kita saat ini dihadapkan pada pemahaman masyarakat terhadap demokrasi yang disalah artikan denga kebebasan tanpa batas, yang mengesampingkan etika, tata krama serta kepentingan bersama.
Muhammad Nas dalam sambutan tertulisnya menjelaskan bahwa masih sering kita temui masyarakat yang menyampaikan kepentingan individunya secara berlebihan tanpa memperhatikan kepentingan umum sehingga menajamnya sifat individual yang semakin menajam yang mengganggu kehidupan komunal sifat gotong-royongan, kekeluargaan yang dinilai menjadi ciri khas masyarakat kita.
Pada kondisi tersebut Muhammad Nas Menegaskan bahwa peran Pepabri dan FKPPI sangat dibutuhkan selaku penjaga moral bangsa khususnya wawasan, cara pandang, kejernihan berpikir dan kedalaman nurani untuk turut serta membangun harmonisasi kehidupan masyarakat.

Diakhir sambutannya   Muhammad Nas menyampaikan ucapan “Selamat Hari Ulang Tahun yang ke 57 kepada Pepabri dan Selamat Hari Ulang Tahun ke 38 kepada FKPPI” semoga kita semua selalu mendapatkan bimbingan, petunjuk dan lindungan Tuhan Yang Maha Esa dalam Pengabdian kita kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (sis24)





Jember (pewarta-jatim.com)  -  Pada Rabu 31/08/2016 Pukul 08.00 Wib berlokasi di Dsn Glundengan Ds Suci Kec Panti Babinsa Serda Sujud Suwandono bersama 47 masyarakat setempat melaksanakan kerja bakti pembersihan kanan kiri jalan desa.

Kerja bakti tersebut merupakan inisiatif Babinsa yang disetujui dan didukung oleh  Kepala Desa Suci  Sdr. A. Salim yang langsung memerintahkan Kepala Dusun Glundengan untuk mendampingi Babinsa bersama masyarakatnya.

Desa suci memang beberapa kali mendapatkan predikat juara baik di tingkat Kabupaten Jember maupun Propinsi Jawa Timur dalam lomba PKK, hal ini tidak lepas dari peran serta masyarakat terutama ibu-ibunya dalam mendukung kegiatan PKK desa, ujar Salim.

Komandan Koramil 0824/14 Panti kapten Inf Erwin Daud, S.Pd  saat kami konfirmasi di kantornya membenarkan adanya kerja bakti tersebut, hal tersebut disamping dalam menjalankan program serbuan teritorial bidang bakti TNI juga dalam rangka mendukung lomba PKK yang tentunya kebersihan lingkungan juga akan sangat membantu penilaian yang akan dilaksanakan.

P Nurul 35 tahun warga setempat saat kami wawancarai menyampaikan bahwa masyarakat disini memang cukup kompak kalau ada kegiatan seperti ini, hal ini tidak lepas dari keaktifan perangkat desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang selalu berdampingan apabila ada permasalahan.

Sehingga tidak kesulitan apabila ada kerja bakti seperti ini dalam menggerakkan warga masyarakat, sekaligus kerja bakti seperti ini kan juga dalam rangka memelihara budaya gotong royong yang selama ini mulai agak luntur. imbuh P Nurul.

Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Muhammad Nas, SIP menyikapi kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada masyarakat dan perangkat desa yang kompak bersama Babinsa.

Babinsa merupakan kekuatan kami yang ada di masing-masing desa yang tentunya sebagai penyelenggara pembinaan territorial yang langsung berhubungan dengan masyarakat, kreatifitas seperti itu memang dibutuhkan dalam rangka membantu masyarakat didesanya sehingga keberadaannya tidak membebani tetapi justru memantu masyarakat.

Muhammad Nas menegaskan bahwa program pembinaan territorial itu luas diantaranya dalam membina persatuan dan kesatuan serta kegotong royongan masyarakat melalui kerja bakti seperti itu, karena disamping kebersihan yang menyehatkan lingkungan, dengan persatuan dan kesatuan masyarakat itulah inti kekuatan kita dalam mendukung pertahanan wilayah dalam menunjang pertahanan Negara yang menganut Sistem Pertahanan Semesta. (sis24)         





Jember (pewarta-jatim.com)  -  Pada Selasa 30/08/2016 Pukul 08.00 Wib bertempat di Dam Kandangan Ds Pecoro Kec Rambipuji Jember dilaksanakan panen padi seluas sekitar 9 hektar dilahan kelompok tani Ngudi Rejeki.

Hadir pada kesempatan tersebut Danramil 0824/13 Rambipuji Kapten Inf Harsono, Ka Upt Pertanian Rambipuji serta Babinsa  Pecoro Sertu Sujud Ahmadi bersama PPL.

Pada kesempatan tersebut Danramil saat dikonfirmasi disela-sela kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program pendampingan ketahanan pangan, dan pada saat kita menghadiri panen ini kita hanya ingin mengetahui sejauh mana pendampingan Babinsa dan PPL terhadap produktifitas yang dihasilkan.

Selanjutnya kita juga akan support agar pengolahan lahan berikutnya untuk dipercepat sehingga mampu mengefektifkan waktu tentunya kita damping dan kita bantu untuk mesin-mesin pengolahan lahannya sehingga biaya pengolahan lahannya tidak memberatkan petani, hal tersebut dibenarkan oleh Ka Upt Pertanian Kec Rambipuji.

Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Muhammad Nas, SIP terkait kegiatan jajaranyan tersebut membenarkan bahwa Babinsa sebagai pelaksana dilapangan khususnya para program pendampingan ini dituntut lebih fokus dan intensif disisa waktu yang ada ini.

Muhammad Nas menegaskan bahwa target pencapaian produksi tahun 2016 ini adalah 1,064 juta ton dengan sisa waktu yang ada ini kita secara struktural harus bekerja keras dalam pencapaiannya.

Demikian halnya penyerapan Bulog terhadap hasil panen petani hendaknya juga mampu menenmbus 75 ribu ton setara beras dalam menunjang program ketahanan pangan secara nasional, karena secara regional atau untuk jember sendiri kita saat ini sudah surplus bahkan stock beras yang ada dapat mencukupi kebutuhan masyarakat Jember hingga Mei 2017.

terkait dengan pencapaian target produksi dan penyerapan Bulog tersebut Muhammad Nas menegaskan kepada Koramil dijajaranya untuk lebih serius dalam pendampingannya, karena kalau kita serius target tersebut optimis dapat kita capai, mari kita bekerja keras disisa waktu yang ada ini, ajak Muhammad Nas. (sis24)       

lyddezign

{facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google-plus#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget