Halloween Costume ideas 2015
Berita Terkini

Internasional (pewarta-jatim.com) -Gempa bumi dahsyat melanda Taiwan yang menewaskan sedikitnya 12 orang, sebagian besar berada di Gedung Apartemen 17 lantai yang runtuh. Dikabarkan, beberapa orang masih dinyatakan hilang dalam reruntuhan pada, Sabtu kemarin.
Tim penyelamat masih terus berusaha mencari korban yang selamat dibalik reruntuhan Wei-guan Golden Dragon Building di Tainan, Kota di bagian selatan Taiwan yang runtuh menimpa satu sama lain ketika gempa berkekuatan 6,4 SR terjadi sekitar pukul 04.00 pagi waktu setempat (2000 GMT) pada awal liburan Tahun Baru Imlek.
Sepuluh orang mati, termasuk seorang anak perempuan berumur 10 hari, di Gedung Apartemen. Bayi itu ditemukan dalam pelukan ayahnya yang meninggal, demikian laporan media Taiwan.
Regu penyelamat memasang tangga hidrolik dan derek untuk menjelajahi reruntuhan, menyelamatkan korban yang selamat, dengan ratusan orang dibawa ke rumah sakit, meskipun banyak yang cepat diselamatkan.
Seorang pria berusia 18 tahun ditemukan masih hidup dan sadar, dan tim penyelamat bekerja untuk menyelamatkannya, sementara wanita berumur 30 tahun, seorang anak perempuan berusia sembilan tahun dan seorang balita laki-laki yang ditarik keluar hidup-hidup, kata televisi Taiwan.
Bangunan di sembilan lokasi lain di kota yang berpenduduk dua juta orang telah runtuh dan lima dalam posisi miring yang mengkhawatirkan, kata pusat darurat pemerintah.
Tapi seorang petugas pemadam kebakaran mengatakan upaya penyelamatan difokuskan pada blok Apartemen, di mana pakaian anak berkibar dari lantai pertama tempat binatu dan bau kebocoran gas di udara.
“Saya menonton TV dan setelah ledakan tiba-tiba menggoncang, saya mendengar sebuah bom. Sya membuka pintu besi dan melihat bangunan di seberang runtuh,” kata Chang, seorang tetangga berusia 71 tahun.
Seorang tukang ledeng, dia mengatakan mengambil beberapa alat dan tangga dan membuka
beberapa bagian jendela untuk menyelamatkan seorang wanita yang menangis meminta bantuan.
“Dia meminta saya kembali dan menyelamatkan suami dan anaknya, tapi saya takut dengan ledakan gas jadi saya tidak masuk. Pada saat itu, lebih banyak orang meminta bantuan, tapi tangga saya tidak bertahan cukup lama sehingga tidak ada cara untuk menyelamatkan mereka.
Gempa itu berpusat di 43 km (27 mil) bagian tenggara Tainan, pada kedalaman 23 km (14 mil), kata Survei Geologi Amerika Serikat.
Pada dini hari, seorang wanita tua, terbungkus selimut, diikat ke sebuah papan dan perlahan-lahan diturunkan ke jalan ketika teriakan mereka yang masih terjebak terdengar. Tim penyelamat menggunakan anjing dan peralatan akustik untuk mencari tanda-tanda kehidupan di reruntuhan.
Otoritas mengatakan ada 96 unit apartemen di Golden Dragon Building dan 256 warga yang terdaftar, meskipun ada lebih banyak warga berada di gedung ketika runtuh. Sore hari, Walikota William Lai mengatakan 5 orang hilang di sana.
Regu penyelamat berpakaian merah dan kuning mengeluarkan 240 korban yang selamat dari reruntuhan dan kemudian memasukkan penyokong besar dengan lempengan beton untuk menopang reruntuhan karena mereka mencari lebih banyak orang di dalamnya. 


               Jember (pewarta-jatim.com) - Islamic Development Bank (IDB) setuju untuk mengucurkan dana sebesar 600 milyar rupiah guna pengembangan Universitas Jember. Komitmen ini disampaikan oleh Human Development Specialist IDB Country Gateway Office Indonesia, Deni Ahmad Fauzi, saat bertemu dengan rektor Universitas Jember, Moh. Hasan, beserta pembantu rektor dan dekan di lingkungan Universitas Jember (4/2). Dana tersebut rencananya akan dipakai untuk mengembangkan Universitas Jember sebagai pusat keunggulan di bidang bioteknologi dalam bidang pertanian dan kesehatan.

                Dana sebesar 600 milyar rupiah tersebut rencananya  akan digunakan untuk membangun sarana dan prasarana seperti laboratorium lengkap dengan unit penunjangnya. Beberapa laboratorium yang akan dibangun antara lain laboratorium terpadu tanaman dan pengobatan alami, laboratorium terpadu IPA dan teknologi pangan, laboratorium terpadu hukum dan kebijakan publik dan sarana pendukung seperti auditorium berkapasitas 3000 orang. “Pertemuan kali ini selain menjadi appraisal meeting sekaligus site visit guna melihat langsung kesiapan Universitas Jember,” jelas Deni Ahmad Fauzi, yang kehadirannya kali ini didampingi perwakilan dari Kemenristekdikti, Bappenas RI, dan Kementerian Keuangan.

                Deni  Ahmad Fauzi kemudian menjelaskan jika IDB menaruh perhatian khusus terhadap program  yang dilaksanakan di perguruan tinggi negeri, hal ini diwujudkan dengan melibatkan pihak perguruan tinggi sebagai pelaksana. Oleh karena itu di setiap perguruan tinggi negeri yang ikut dalam program IDB-Bappenas Project ini dibentuk Program Implementation Unit (PIU). “IDB  melibatkan langsung pihak perguruan tinggi sebagai upaya agar terbentuk rasa turut bertanggungjawab dan memiliki bagi perguruan tinggi yang menerima dana. Jika model seperti ini berhasil, maka akan dikembangkan untuk program-program lain yang didanai oleh IDB,” jelas Deni. Untuk diketahui, selain Universitas Jember, ada tiga perguruan tinggi lain yang menerima dana dari IDB, yakni Universitas Negeri Malang, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa,Serang, dan Universitas Mulawarman Samarinda.

                Selepas bertemu dengan jajaran pimpinan Universitas Jember, tim yang terdiri dari perwakilan IDB, Kemenristekdikti, Bappenas, dan Kemenkeu melihat langsung lokasi pembangunan bakal laboratorium dan sarana pendukung lainnya. Tidak hanya melihat dari dekat lokasi pembangunan di seputaran kampus Tegalboto, tim melanjutkan kunjungan ke Agrotecnopark Jubung. Di sela-sela kunjungannya, Deni Ahmad Fauzi memuji kampus Tegalboto yang hijau. “Saya minta agar laboratorium dan gedung yang nantinya dibangun tidak lantas menggusur area hijau yang sudah ada. Sayang jika pohon-pohon yang rindang ini harus berkurang,” ungkapnya.    

                Sementara itu Rektor Universitas Jember, Moh. Hasan, menegaskan bahwa bantuan dana dari IDB yang diterima membuktikan bahwa arah pengembangan Universitas Jember mendapatkan dukungan dan kepercayaan penuh dari pemerintah serta lembaga internasional. Dukungan dana ini akan memantapkan langkah Universitas Jember sebagai pusat keunggulan di bidang bioteknologi. “Dukungan dan kepercayaan ini diperoleh melalui kerja keras seluruh sivitas akademika Kampus Tegalboto, oleh karena itu harus benar-benar dijaga karena tidak semua perguruan tinggi bisa mendapatkan pendanaan seperti ini. Mari kita buktikan dengan kerja keras,” kata Moh. Hasan. 
                Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif PIU IDB-Bappenas Project Universitas Jember, Honest Dodi Molasy, MSi, menjelaskan bahwa program ini diikuti oleh Universitas Jember sejak Mei 2015 diawali dengan pembuatan dan pengiriman proposal. Tahapan pertama, setiap proposal yang masuk di-review oleh Bappenas, Kemenristekdikti dan Kementerian Keuangan. Pada tahapan kedua proposal yang lolos di tahap pertama selanjutnya di-review oleh IDB yang kemudian ditindaklanjuti dengan appraisal meeting serta site visit. “Selain digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana, dana yang diterima akan digunakan untuk membiayai studi doktoral 20 dosen dan pengiriman 102 dosen untuk melakukan post doctoral  serta penelitian. Semuanya ke perguruan tinggi di luar negeri,” ujar Honest Dodi.                 
Rencananya, penandatanganan perjanjian dengan pihak IDB akan dilaksanakan pada bulan Mei 2016 di Jakarta, berbarengan dengan IDB Annual Meeting 2016. Menurut Honest Dodi, IDB-Bappenas Project akan berlangsung hingga 2019. “Untuk tahapan proses pembangunan, dijadwalkan akan dimulai selepas Mei 2016. Bersamaan dengan itu proses seleksi dosen yang akan dikirim studi lanjut juga berjalan, harapannya pada Januari 2017 mereka sudah berangkat studi,” tutur Honest Dodi lagi. (hum/iim/lut)    



Teknologi (pewarta-jatim.com) - 
Sebanyak 780.000 situs yang mengandung konten pornografi, radikalisme dan perudungan telah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Dalam memblokir situs atau laman yang dinilai mengandung konten yang menyimpang pihak Kemenkominfo menggandeng pihak-pihak yang berkaitan, misalnya tokoh agama.
"Kita sudah mulai masuk ke sana (memblokir situs radikal, porno dan perudungan/bullying. Kita memiliki panel dari tenaga ahli di bidang masing-masing. Misalkan radikalisme, terorisme, kita ada BNPT, juga ada tokoh agama," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, di Bandung, Selasa (2/2/2016).
Kemenkominfo juga menggandeng Komisi Perlindungan Anak (KPAI) dalam meneliti situs yang dinilai mengandung konten pornografi, radikalisme dan bullying. Menurut Rudiantara, pelibatan tenaga ahli dalam hal ini bersifat penanganan di hilir atau penanganan awal. Dan setelah melakukan penanganan hilir, pihak Kemenkominfo tengah berupaya melakukan penanganan di hulunya.
"Kalau di hilir kita seolah menyembuhkan orang sakit terus, lama-lama kan capek juga. Sekarang kita bergerak ke hulu, yang tadinya di blacklist 780 ribu mulai ke whitelist, kita cari yang bagus-bagus. Kita sudah punya puluhan ribu yang whitelist," kata dia.
Menkominfo berharap sekitar 800 ribu situs radikal, porno dan bullying itu dalam waktu 3 tahun ke depan bisa masuk ke dalam whitelist-nya. 


Blitar (pewarta-jatim.com)- 
Divisi Utama Liga Indonesia 2015 batal digelar dan dinyatakan bubar. Alhasil, PSBI Blitar mengalami kerugian. Manajemen PSBI mengalami kerugian senilai Rp300 Juta. Manajemen PSBI Blitar tak terlalu menggebu-gebu menyikapi rencana PT Liga Indonesia yang akan menggelar Indonesia Super Competition (ISC) untuk kasta Divisi Utama 2016.
Pasalnya, Asisten Manajer PSBI Hardiman masih mengaku trauma dengan penghentian kompetisi 2015 lalu. "Kami tunggu saja kepastian rencana itu. Jika belum pasti, kami tak akan mengambil langkah apapun, seperti rekrutmen pelatih dan pemain. Kami butuh modal yang tidak sedikit. Tahun lalu, kami rugi hingga Rp300 Jutaan," tutur Hardiman. Sebagai klub dari kota kecil yang sangat sulit menggandeng sponsor, faktor finansial jadi kendala utama. Padahal, seharusnya jika kompetisi musim lalu tak bubar, PSBI bisa berjalan sesuai rencana. "Akibat penghentian kompetisi, kepercayaan sponsor juga turun. Sulit meyakinkan mereka untuk bekerjasama lagi dengan PSBI. Sebagai klub profesional, kami harus mandiri dan sponsor sebagai sumber utama pembiayaan tim. Makanya, kami biasa-biasa saja menyikapi gebrakan PT Liga itu. Ada kompetisi syukur, tak ada juga tak masalah," kata Hardiman. Apalagi, lanjut sosok yang akrab dipanggil Ipung itu, klub level Divisi Utama dan klub-klub di bawahnya selama ini hanya dianggap sebagai anak tiri dan pelengkap sepakbola nasional. "Fakta telah membuktikan turnamen-turnamen skala nasional hanya menguntungkan klub dan pemain di tingkat ISL saja. Operator tak tertarik membuat turnamen bagi klub DU dan Liga Nusantara, karena tak punya nilai jual di mata sponsor. Padahal, sebenarnya klub-klub Divisi Utama juga punya suporter fanatik yang bisa mendatamgjam pemasukan," ujar Hardiman. Sepanjang tahun 2015, hanya ada satu turnamen skala nasional yang melibatkan klub Divisi Utama dan Liga Nusantara, yakni Piala Kemerdekaan.


Blitar (pewarta-jatim.com) - Pembangunan Stadion baru Kabupaten Blitar telah rampung pada 31 Desember 2015 lalu. Meski belum sempurna, namun Stadion yang berada di Kecamatan Nglegok ini sudah bisa digunakan untuk menggelar sebuah pertandingan.
Pertandingan perdana yang akan diadakan di Stadion baru ini digelar pada Minggu, 17 Januari 2016 mendatang.
Tim kebanggaan masyarakat Blitar, PSBI Blitar akan menggunakan markas barunya ini untuk menjamu tamunya, Persinga Ngawi.
"Pertandingan ini dalam rangka mengobati rasa rindu teman-teman Suporter PSBI. Sekaligus pengenalan Stadion baru." ujar Asisten Manajer PSBI, Hardiman.
Lalu siapa saja pemain yang akan diturunkan pada laga ini? Hardiman mengatakan, sebagian pemain PSBI musim lalu seperti Purwanto Suwondo, Taufik Angga, Syaifuddin dan yang lainnya akan dipanggil untuk memperkuat PSBI di pertandingan ini.


Teknologi (pewarta-jatim.com) - Bertahun-tahun angka penjualan perangkat BlackBerry terpuruk, membuat perusahaan asal Kanada ini membuat strategi baru untuk bangkit dari keterpurukannya. Belum lama ini, perusahaan telah meluncurkan perangkat BlackBerry berbasis OS Android murni di pasar gadget dunia. Namun tetap saja, Blackberry Android ini dibanderol dengan harga yang terbilang cukup mahal, yakni USD699 atau sekitar 9,5 juta Rupiah.
Seperti dilaporkan Phone Arena, Selasa (22/12/2015), Kabar baik datang dari CEO BlackBerry John Chen. Menurut laporan tersebut, Chen akan memangkas harga jual BlackBerry Android itu pada 2016. Mengingat, perusahaan asal Kanada itu hanya menjual 700.000 unit saja dalam kurun waktu tertentu, dan itu belum menyentuh angka yang ditargetkan oleh BlackBerry.
Pada saat konferensi pers yang diikuti rilis laporan pendapatan, Chen membuat komentar yang cukup mengejutkan dan tentunya menyenangkan bagi para konsumen. Saat menanggapi pertanyaan yang diajukan dari analis RBC Capital Market Paul Treiber, tentang harga dan margin yang diharapkan dari BlackBerry Priv selama siklus ketersediaannya, Chen lalu memberikan respon yang menunjukkan adanya pemotongan harga untuk perangkat Android pertama dari BlackBerry itu.
Bahkan Bos BlackBerry itu memberikan bocoran waktu kapan BlackBerry Priv akan mendapatkan potongan harga pada tahun mendatang. Menurut respon dari Chen, Priv mulai dipangkas harga sekira pada ajang Mobile World Congress (MWC) di Barcelona, sedangkan ajang itu sendiri akan diselenggarakan mulai tanggal 22 hingga 25 Februari 2016.
Ajang MWC sendiri biasanya dimanfaatkan oleh para vendor atau perusahaan teknologi untuk memperkenalkan produk-produk terbaru mereka. Salah satu yang akan muncul pada ajang tersebut adalah Samsung Galaxy S7 yang akan menjadi flagship penerus perusahaan asal Korea Selatan itu.

lyddezign

{facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google-plus#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget